Ciater Disulap Jadi Destinasi Estetik Baru, Gapura “Mendak Waluya” hingga Zona UMKM Siap Dongkrak Wisata Subang

 

Subang – Wajah kawasan wisata Ciater, Kabupaten Subang, kini tampil lebih menarik dan modern. Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melakukan penataan besar di kawasan perbatasan Subang–Bandung Barat, menjadikannya tidak hanya sebagai jalur lintasan wisata, tetapi juga destinasi singgah yang estetik dan bernilai ekonomi tinggi.

Salah satu ikon utama dalam penataan ini adalah pembangunan gapura budaya bertajuk “Mendak Waluya” yang berdiri megah di titik perbatasan wilayah. Gapura ini mengusung desain khas Sunda dengan sentuhan modern, sekaligus menjadi simbol penyambutan bagi wisatawan yang memasuki kawasan Ciater. Kehadirannya kini menjadi daya tarik baru, terutama sebagai spot foto yang ramai diburu pengunjung.

Tak hanya mempercantik tampilan kawasan, pemerintah juga melakukan peningkatan infrastruktur jalan. Marka bahu jalan dicat merah untuk meningkatkan visibilitas, terutama di jalur berkelok yang rawan kecelakaan. Selain itu, lampu penerangan jalan umum (PJU) dipasang di sejumlah titik strategis guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan, khususnya pada malam hari.

Penataan ini juga menyasar sektor ekonomi masyarakat. Sejumlah lapak UMKM lokal dibangun dengan konsep arsitektur Sunda yang tertata rapi. Di kawasan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai produk kuliner khas hingga kerajinan tangan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

Tidak berhenti di situ, kawasan ini juga dilengkapi rest area dengan konsep ruang publik terbuka yang nyaman. Area ini didesain bukan hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan rekreasi ringan bagi wisatawan.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, kawasan Ciater kini mengalami transformasi signifikan. Dari yang sebelumnya hanya menjadi jalur lintasan menuju destinasi wisata lain, kini berkembang menjadi titik singgah favorit yang menawarkan pengalaman wisata yang lebih lengkap.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut, penataan ini merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Selain memperkuat identitas budaya lokal, langkah ini juga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan serta meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan Subang dan sekitarnya.

https://www.kilassubang.web.id/2026/03/ciater-subang-destinasi-estetik-gapura-mendak-waluya.html